Hari Ini Adalah Hari yang Penuh Rahmat dan Ampunan

Puisi ini ditulis oleh M Saribi Afn, dan mendapat hadiah pertama Majalah Sastra tahun 1962, ditulis untuk dik Hermiati

Hari ini adalah hari yang penuh dengan rahmat dan ampunan

Bila pagi sudah pecah dan mentari bangkit dari kepulasan ketiduran

Bagi wajah perempuan yang cantik dan sangat rupawan

Menyinarkan wajahnya ke segenap penjuru bumi dengan penuh kecintaan

Dengan penuh kejujuran, kesegaran dan segenap yang bernama kemanisan

Hari ini adalah hari yang penuh dengan rahmat dan ampunan

Di langit yang biru awan-awan terpecah-pecah dan bergerak sangat pelahan

Bagai perak yang disepuh berkilauan dan mengikut angin ke selatan

Mereka mengikuti ke selatan, ke utara, ke timur, ke tenggara dan arah mana saja

Mereka mengikut tanpa bimbang, tanpa ragu sedikit juga

Kerna awan-awan itu adalah sayap-sayap malaikat yang membawa damba dan harapan

Kerna awan-awan itu adalah sayap-sayap bidadari yang membawa rahmat dan ampunan

Bagi segenap manusia, bagi segenap mahluk dan bagi segenap kehidupan

Yang di bumi, yang di langit, yang di udara, yang di awan dan segenap lautan

Ya, kemana saja dan di mana saja alam ini membentang.

Hari ini adalah hari yang penuh dengan rahmat dan ampunan

Rahmat dan ampunan bagi segenap manusia dan segenap kehidupan

Dengan khidmat, pohon-pohonan merebahkan lengan-lengannya mencium bumi

Berguguran bunga mawar bagai disebar sejuta tangan bidadari

Dengan khidmat, bunga-bunga menatapkan wajahnya ke langit dan tersenyum bagi kaum Sorgawi

Dan baunya yang harum memabukkan udara pagi ini

Pagi yang agung, pagi yang cerah, pagi yang jernih dan dirahmati

Maka tumpaslah racun dendam, racun benci yang bertempat dalam hati

Wahai, Dhat yang Paling Mengerti dan Maha Tahu

Katakanlah kepadaku tentang ampunan dan rahmat itu Yang berulang Kau sebut dalam segenap kitab-kitabMu:

  • Rahmat ialah karunia yang tanpa batas yang pernah Aku berikan Kepada umat-Ku, makhlukKu dan segenap apa saja yang Aku kehendaki Tanpa putus-putusnya sepanjang masa dan sepanjang waktu.
  • Rahmat ialah karunia telah Aku limpahkan tanpa bandingan

     Kepada umatKu, dari segenap keajaiban hidup yang begitu mengherankan

     Suatu kejadian yang tidak bisa ditemukan oleh akal dan pikiran

     Suatu keajaiban dan keheranan hanyalah ditemukan dalam diri manusia

     Manusia yang hidup dengan jangka waktu, yang lemah dan sangat dena.

  • Rahmat ialah karunia yang pernah Aku berikan pada para Rasul dan Nabiku

     Masing-masing berbeda sesuai dengan keadaan tempat dan waktu bagi umat yang mereka pimpin

     Masing-masing berbeda agar menjadi tanda dari kekuasaan dan keagunganKu

     Masihkah kau ingat akan rahmat yang sangat bermacam-macam dan berbeda itu?

  • Rahmat ialah karunia yang telah Aku pada Adam

    Aku jadikan ia dari lumpur dengan ramuan udara, api, dan air yang sangat lembut dan tatkala tiba waktunya,

    Aku  hidupkanlah ia dengan memberinya jiwa dan kemauan

    Kemudian disisinya Aku jadikanlah Hawa seseorang yang menjadi sahabatnya

    Dan dari keduanya ini lahirlah keturunannya yang berlaksa-laksa jumlahnya

    Manusia yang selalu berkembang walau ditumpas oleh dendam yang berulang-ulang

    Berkat rahmatKu, mereka itu akan terus berkembang dan selalu berkembang.

  • Rahmat ialah karunia yang pernah Aku limpahkan kepada nabi Nuh

     Aku selamatkan dia beserta segenap pengikutnya dari bahaya banjir yang maha dahsyat

     Setelah Aku turunkan hujan terus menerus berminggu-minggu lamanya

     Kerna mereka yang ingkar dan mendustakan barang apa yang benar disisiKu

     Mereka mendustaiKu sedang sebenarnya mereka mendustai diri mereka sendiri

     Maka Aku tenggelam mereka itu dengan bahaya banjir yang maha dahsyat

     Namun dengan segenap ampunanKu, Aku selamatkan bumi ini dari kehancurannya.

  • Rahmat ialah karunia yang pernah Aku turunkan bagi Ibrahim

     Tahukah kau dengan nabi yang sangat Aku cintai ini?

     Bahwa ia adalah seorang nabi yang sangat sabar dan taat amat

     Yang tabah dan teguh dalam pendirian dan ulet dalam perjuangan

     Ia tak pernah gentar dalam menghadapi segenap tantangan kemungkaran

     Keuletan dan semangatnya mempertahankan ajaranKu bagai baja yang ditempa

     Maka tatkala ia dimasukkan dalam unggunan api itu hingga menjadi sebaliknya

     Dan hanya Akulah yang dapat dan mampu merobah keadaan apa saja.

  • Rahmat ialah karunia yang pernah Aku turunkan kepada Musa

     Aku pilih dia untuk memimpin dan membebaskan bani Israel yang tertindas

     Dan Aku panggil dia untuk menghadapKu dan lalu aku turunkan wahyu padanya di bukit Tursina

     Dan kepadanya Aku berikan dengan macam-macam keajaiban dan mukjizat

     Kegaiban yang hanya Aku dapatkan pada diri Musa dan bukan pada rasul lainnya

     Kerna ia menghadapi tantangan yang paling kejam, dahsyat dan penuh dengan dendam kesumat

     Akhirnya Aku menangkan dia daripada Fir’aun yang kejam dan sangat ganas

     Aku menangkan dia kerna ia membela kebenaran dan menumpas kemungkaran

     Aku menangkan dia kerna ia yang mengangkat kemiskinan dan menumpas kerakusan

     Dan Aku menangkan dia kerna Aku menghendaki keadilan dan ketenteraman berlaku di atas bumiKu

     Dan Aku memangkan dia kerna Aku menghendaki agar umatKu dapat mengecap ketenteraman dan nikmatKu

  • Rahmat ialah karunia yang pernah Aku turunkan kepada Isa

     Dan Aku lahirkan dia dari perawan Marjam dengan segenap kesuciannya

     Sesudah kepadanya Aku wahyukan dan tanda-tanda tentang kelahirannya dan kebesarannya

     Apakah yang mengherankan bagimu kerna ia Aku lahirkan dari seorang dara?

     Bagiku tak ada yang perlu dan pantas diherankan

     Aku katakana ada, makan jadilah ia, Apakah kau lupa, Aku lahirkan Adam dan Hawa tanpa perantara bapa dan bunda

     Dan tatkala Isa dewasa Aku berikan kepadanya kepandaian yang luar biasa

     Ia sembuhkan segenap macam penyakit, kelumpuhan, buta dan bahkanpun orang mati

     Ia bangkitkan dari kuburnya, ia hidupkan kembali dari kematiannya

     Semuanya adalah menjadi tanda daripada kebesaranKu dan rahmatKu.

  • Rahmat ialah karunia yang telah aku turunkan kepada Muhammad

     Tahukah kau tentang rasul ini yang selalu dicerca oleh segenap kaumnya?

     Kaum yang sudah diresapi dengan kesetanan dan dirasuki dengan kegilaan?

     Kaum yang begitu ingkar kepada kebenaran tatkala Muhammad sedang dilahirkan ke atas bumi itu

     Kaum yang penuh dengan dendam, benci membenci dan dusta mendusta antara suku

     Ia adalah nabi dan rasul terakhir dari segenap nabi dan rasul yang telah Aku turunkan

     Ia yang Umi, artinya bahwa ia yang tidak bisa menulis dan membaca

     Ia telah Aku sempurnakan dengan sebuah kitab suci yang Aku wahyukan padanya

     Dan itu adalah mukjizat dan rahmat dan keajaiban yang maha besar baginya

     Aku turunkan wahyu itu yang pertama di malam gelap dan buta

     Aku turunkan wahyu itu yang pertama di dalam bukit Cahaya

     Ia penyeru bagi kedamaian, pembawa suara makhluk dengan makhluk

  • Rahmat ialah juga karunia yang telah Aku wahyukan Bagi air hujan yang telah menyuburkan tanah-tanah yang gersang dan bumi yang mati

     Air hujan yang telah menghidupkan segenap tanaman dari segenap ketandusan

     Bunga-bunga menjadi penghias bagi bumi dan penyegar alam

     Pohon-pohonan yang menghasilkan buah-buahan yang sangat berguna bagi kehidupan

     Dan Aku lahirkan kumbang, kupu-kupu dan lebah untuk mengawinkan bunga demi bunga

     Dan Aku lahirkan segenap burung-burung, dan margasatwa bagi pelengkap dan penghibur

     Demikianlah telah Aku sempurnakan dan Aku rahmatkan kepada bumi, kepada alam bagi segenap manusia

Hari ini adalah hari yang penuh dengan rahmat ampunan

Rahmat telah dilimpahkan bagi segenap mereka yang mempertahankan kebenaran dan menumpas kemurkaan

Dan ampunan telah dilimpahkan bagi segenap mereka yang sudah tobat dari segenap kedosaan

Rahmat adalah pijar mataMu yang sangat jernih yang memimpin jalanKu menghadapMu

Ampunan adalah belaian tanganMu yang sangat sejuk yang menyembuhkan segenap rasa gelisahku

Wahai, Dhat yang Rahman dan Maha Bijaksana Syukur apakah yang bisa aku sampaikan?

Muliakan hari ini, hari yang sangat agung dan suci ini

Dengan kejujuran amal dan kesucian pikiran

Lalu sedekahkanlah sebagian rizkimu kepada tetanggamu yang sedang menderita kekurangan

Mengertilah sedekah adalah mahkota yang bercahaya dalam hati dan merupakan kumpulan budi yang paling luhur

Dan sedekah adalah tiap-tiap pepohon buahan yang selalu hijau dan rimbun tumbuh di kampung akhirat

Dan sedekah adalah sepotong usus babi, anggur dan wiski yang dihidangkan di taman yang penuh kesucian

Tutupkan matamu dan jangan kau bukakan sebelum sedekah itu lepas dari telapak tanganmu

Disampaikan oleh tangan kanan dan dilupakan oleh tangan kiri

Janganlah sekali saja berniat bersedekah jika dalam dadamu masih menginginkan pengembalian

Atau apapun yang bersifat dan mengarah ketujuan lain tanpa keikhlasan

Pemberian yang semacam ini adalah suatu amalan yang sangat tak bermakna dan amat sia-sia

Berikanlah apa yang masih segar di matamu dan jangan sekali saja apa yang sudah tanpa harga

Kau lihatlah bagaimana bumi, lautan dan segenap pepohonan serta ala mini memberimu

Kau renungkanlah sejenak, bagaimana mereka menyerahkan itu bagi kebutuhan hidupmu

Seperti itulah Aku telah memberimu kelengkapan dan kenikmatan

Kemudian begitulah hendaknya kau meniru jejakKu dalam beramal dan mendarma

Dengan tanpa pilih kasih dan tanpa tawar kepada golongan dan bangsa mana

Bahkanpun bagi bangsa dan mereka yang telah berpaling dari wajahKu serta mengingkari rahmanKu

Bagaimana? Bagaimana kau bisa memikirkan semuanya itu?

Maka itu cintailah kemiskinan sebab hanya

Pada hari yang mulia ini, jadikanlah hari bagi pengorbanan dan kebaktian yang tulus

Pengorbanan bagi kelanjutan perkembangan umat yang iman akan Harikemudian

Adalah hanya dengan kepercayaan yang teguh keikhlasan itu akan lahir

Dan kepadamu akan Aku berikan pengembalian yang melimpahlimpah

Berikan rizki bagi para miskin kerna inilah ajaranKu

Ajaran para rasulrasulKu dan segenap para nabinabiKu yang pernah Aku turunkan

Lihatlah kesekelilingmu, apakah masih ada kemiskinan, apakah masih ada kelaparan?

Adanya kemiskinan dan kelaparan akan menentukan berat ringannya imanmu kepadaKu

Maklumilah bahwa umat yang membiarkan kelaparan sama maknanya dengan mengingkari sifat rahmanKu

Bagaimana kau bisa melakukan ini? Bagaimana kau bisa berbuat dusta dan angkuh?

Bagaimana kau bisa melakukan ini? Bagaimana kau bisa membiarkan perut Kekasihmu keroncongan?

Lapar, dena dan menjadi ejekan para pengkhianat?

Kemudian segenap kekurangan dan kemiskinan adalah rintangan yang menutup bagi jalanmu menghadapKu

Bagai mega hitam yang pekat menutup wajah bulan dan kabut yang gelap menutup wajah mentari

Dan segenap kekurangan dan kelaparan adalah luka yang sangat perih mukim dalam jantungKu

Sebuah luka yang parah dan meneteskan bermacam-macam kesesatan dan kerakusan

Dan luka yang mengucurkan beragam maksud jahat di hati manusia

Tahukah kau bahwa kelaparan dan kemiskinan

Kehitaman dan kemuraman dari hati dan hasrat yang dikembalikan oleh nafsu jahat

Sedang kedamaian dan ketenteraman hanyalah bisa diwujudkan dengan tanpa ada

Kelaparan, kemiskinan dan dendam apa saja yang lahir dalam diri manusia

Kerna itu tumpaslah kelaparan dan kemiskinan dengan sedekah yang disertai oleh keikhlasan dan iman

Menumpas kemiskinan, mencintai kejujuran adalah kewajiban yang paling pasti

Dan pada hari yang suci ini, buangkanlah segenap apa saja yang bernama dendam dan benci

Sebab segenap dendam dan benci adalah penyakit yang merusak pribadi

Sebab dendam dan benci adalah akan menciutkan jalanmu menghadapKu

Dan kemudian antara sesamamu mintalah ampun dan berdoalah kepadaKu

Pengampunan akan Aku berikan pada hari ini yang sebesar-besarnya ampunan

Bagi siapa yang meminta dan percaya kepadaKu

Hari ini adalah hari yang penuh dengan rahmat dan ampunan

Di langit yang biru awan-awan terpecahpecah dan bergerak sangat pelahan

Bagai perak yang disepuh berkilauan dan mengikut angin keselatan

Bahkanpun mereka mengikuti keselatan, keutara, kebarat, ketimur, ketenggara dan arah mana juga

Kerna awan-awan itu adalah sayap sayap para malaikat yang membawa damba dan harapan

Kerna awan-awan itu adalah sayap-sayap para bidadari yang membawa rahmat dan ampunan malaikat dan bidadari

Bumi pagi ini adalah bumi yang dipenuhi dengan rahmat dan ampunan

Tanah Abang 3/6, Jakarta 12 Nopember 1961 (dari : Nyanyian Bagi Ahli Sorga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *